Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang
kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istriku sekarang
di alam surgawi, baik-baik sajakah?
Dia pasti sangat sedih karena sudah
meninggalkan seorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil.
Begitulah yang kurasakan, karena selama ini aku merasa bahwa aku telah
gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku, dan
gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.
Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat
kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anakku masih tertidur.
Ohhh aku harus menyediakan makan untuknya.
Tampilkan postingan dengan label Cerita Mini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Mini. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 05 April 2014
Minggu, 22 September 2013
Syawal Yang Penuh Berkah
Catatan Hari Raya #
Indahnya ukhuwah
dalam bingkai silaturahim
ada kebersamaan
keceriaan
kebahagiaan
keberkahan
penuh limpahan nikmatNya
berbagi cerita, asa dan doa
----
Persaudaraan dalam Islam
Cerita Untuk Sahabat # Edisi menjelajah di belahan bumi lain
Suatu waktu di saat aku berjalan-jalan bersama anakku Zizi, aku melihat sekelompok muslimah di Amerika Serikat menutup sekujur tubuhnya dengan jubah hitam.
Setiap sore di tempat yang sama kulihat sekelompok ibu berkumpul membentuk lingkaran di taman family housing, Universitas Colorado, Amerika Serikat.
Semua berbusana tertutup dan serba hitam. Sebagian dari mereka malah mengenakan cadar. Aku yang melewati kelompok itu ketika aku akan membeli sesuatu, aku hanya dapat mengira-ngira, apa yang menjadi topik perbincangan mereka?
Suatu waktu di saat aku berjalan-jalan bersama anakku Zizi, aku melihat sekelompok muslimah di Amerika Serikat menutup sekujur tubuhnya dengan jubah hitam.
Setiap sore di tempat yang sama kulihat sekelompok ibu berkumpul membentuk lingkaran di taman family housing, Universitas Colorado, Amerika Serikat.
Semua berbusana tertutup dan serba hitam. Sebagian dari mereka malah mengenakan cadar. Aku yang melewati kelompok itu ketika aku akan membeli sesuatu, aku hanya dapat mengira-ngira, apa yang menjadi topik perbincangan mereka?
Terus Terang...Terang Terus
Cerita Mini 4 #
Terus Terang, Terang Terus..
(Philips dong hehe….bukan promosi produk lho..)
“Bagaimana? Kamu mau menjadi istri saya?” tanya sosok lelaki itu lagi, masih di ruangan yang sama.
“Boleh,”jawab Aira. “Tetapi apa kamu berani? Anak saya ada 20 orang!”
Terus Terang, Terang Terus..
(Philips dong hehe….bukan promosi produk lho..)
“Bagaimana? Kamu mau menjadi istri saya?” tanya sosok lelaki itu lagi, masih di ruangan yang sama.
“Boleh,”jawab Aira. “Tetapi apa kamu berani? Anak saya ada 20 orang!”
Kabar Duka itu...
Cerita 2 # Mengenang Allahu Yarham Mba Mus
Siang yang cukup panas, tapi tetap terasa sejuk di kota apel ini. Siang itu, saat aku masih istirahat di sekolah, aku coba membuka fb, kulihat ada pesan di inbox, lalu aku membukanya.
“Aslmkm. Mba, mohon doa untuk kesembuhan mba Mus”, agak kaget aku membacanya, karena beberapa minggu yang lalunya aku masih saling koment-koment an di status. Benarkah mba mus sedang sakit, sakit apa? setelah ku tanyakan, hemm sakitnya tidak main-main (ups,sakit kok main-main).
”Kanker otak”..hah yang bener saja, rasanya kok aku belum percaya, tapi perasaan itu terus membayangiku.
Sabtu, 14 September 2013
Ya Robb, Sembuhkanlah Yang Sedang Sakit...
Siang itu, saya hendak mengunjungi anaknya teman yang sakit di sebuah rumah sakit di kota.
Ia dirawat di salah satu ruangan khusus anak, yang menangani pasien dengan penyakit yang perlu intens monitornya.
Pelan saya masuk ke ruangan yang tak jelas warnanya, karena bukan lagi warna putih yang dominan.
Tidak ada sekat ditempat anak ini berbaring.
Matanya tertutup, bahkan di solasi.
Ia sedang tidur panjang. Koma,,,,,,,
Tidak ada sekat ditempat anak ini berbaring.
Matanya tertutup, bahkan di solasi.
Ia sedang tidur panjang. Koma,,,,,,,
Minggu, 21 April 2013
Teliti Sebelum Membeli Makanan
Sore itu Haidar dan Lubna kepingin banget makan nasi goreng, karena lama tidak makan nasi goreng buat dinner. Sesudah sholat maghrib dan mengaji, akhirnya kami keluar mencari penjual nasi goreng yang ada disekitar perumahan.
Saat itu Haidar dan Lubna senang sekali berjalan di terangi cahaya bulan yang redup. Dengan berlari-lari kecil.
“Bunda, tuh ada bulan..cantik banget, tapi kok tertutup awan ya, wah aku kepingin lihat bulan yang lebih terang”.
Selasa, 02 Oktober 2012
Ta'lim Pagi
Dua minggu yang lalu..
Pagi yang basah.
Jalanan saat shubuh itu terasa dingin masih ada bekas hujan semalam. Angin bertiup lembut. Sayup-sayup masih terdengar suara dzikir pagi di masjid.
Aku kembali melaju menembus keremangan cahaya lampu. Seusai menemani ibu-ibu mengaji di kompleks perumahan, ada seorang ibu yang bercerita tentang sakitnya yang tidak jelas, rasa nyeri di pinggangnya bagaikan diiris-iris sembilu. Ia sudah cek up lengkap hingga rontgen. Kemudian..sayapun sayapun larut dengan ceritanya..
Diakhir pembicaraan, saya mencoba memberi alternative, salah satunya dengan ru’yah syar’iyyah.
Seminggu yang lalu..
Pagi yang basah.
Jalanan saat shubuh itu terasa dingin masih ada bekas hujan semalam. Angin bertiup lembut. Sayup-sayup masih terdengar suara dzikir pagi di masjid.
Aku kembali melaju menembus keremangan cahaya lampu. Seusai menemani ibu-ibu mengaji di kompleks perumahan, ada seorang ibu yang bercerita tentang sakitnya yang tidak jelas, rasa nyeri di pinggangnya bagaikan diiris-iris sembilu. Ia sudah cek up lengkap hingga rontgen. Kemudian..sayapun sayapun larut dengan ceritanya..
Diakhir pembicaraan, saya mencoba memberi alternative, salah satunya dengan ru’yah syar’iyyah.
Senin, 20 Agustus 2012
Rebonding
Fun Story #
Ada dialog antara seorang ayah dan anaknya di desa terpencil di pulau Ende Nusa Tenggara Timur.
Waktu anaknya pulang kuliah dari Malang, rambutnya kebetulan ia rebonding.Saat sampai dirumah, babanya kaget sambil bertanya,
“Ine, kenapa rambutmu berubah?”.
Anaknya menjawab, “Baba, ni di rebonding namanya...”
Babanya tanya lagi, “Ine, apa itu rebonding?”
“Meluruskan” jawab anaknya.
Begitu tiba waktu sholat Maghrib, babanya yang menjadi imam di masjid seraya berkata :
“Rebondingkan shoff…….” semua ma’mum tertawa mendengarnya…hehe...^_^
Ada dialog antara seorang ayah dan anaknya di desa terpencil di pulau Ende Nusa Tenggara Timur.
Waktu anaknya pulang kuliah dari Malang, rambutnya kebetulan ia rebonding.Saat sampai dirumah, babanya kaget sambil bertanya,
“Ine, kenapa rambutmu berubah?”.
Anaknya menjawab, “Baba, ni di rebonding namanya...”
Babanya tanya lagi, “Ine, apa itu rebonding?”
“Meluruskan” jawab anaknya.
Begitu tiba waktu sholat Maghrib, babanya yang menjadi imam di masjid seraya berkata :
“Rebondingkan shoff…….” semua ma’mum tertawa mendengarnya…hehe...^_^
Rabu, 01 Agustus 2012
Perjalanan Pagi
Cerita Dini Hari #
Etet etet..etet…suara motor bututku memecah subuh yang hening.
Sepi, karena memang orang-orang yang dari masjid baru turun yang hanya segelintir saja, yah hanya 3-4 orang saja kulihat, sedangkan yg tidak di masjid mungkin masih nyenyak menikmati lelap mimpi dibawah selimut tebal.
Dingin...
Langganan:
Postingan (Atom)