“Good Morning…” sapanya dengan ceria. Mengagetkan semua penumpang pesawat itu, terlebih aku, karena ia mengucapkan itu tepat didepan hidungku.
Wah, ternyata sudah pagi, jam 2 dini hari. Hemm makan lagi…hidup dipesawat 9-an jam bolak balik makan tidur tanpa gerak…ck ck ck…
“Ayyu ‘idamin…?” tanyaku seketika.
“What do you say, this is…?...what, sapi..ayam..bla..bla….” tanya pramugrari itu cukup lantang.
“Oh, it’s rendang, opor..” jawabku sekenanya.
“Yeah, rrendang…ophorr…hehe…” iapun mengulangi kata seperti yang aku ucapkan dengan logat Inggrisnya yang masih kental.